CARA AGAR LAPTOP TIDAK LEMOT (NO LANDING PAGE)


CARA AGAR LAPTOP TIDAK LEMOT (NO LANDING PAGE)


Begitu pentingnya laptop untuk kegiatan dan pekerjaan maka menjaga dan merawatnya adalah suatu keharusan. Sehingga, 5 cara mewarat laptop agar terjaga dan awet lebih dari 5 tahun ini penting untuk diketahui. Penggunaan laptop dengan intensitas sering dalam waktu yang lama terkadang menjadi penyebab performanya semakin menurun. Sehingga terjadi gangguan hingga kerusakan. Namun bukan hanya berapa lama Anda menggunakannya, melainkan faktor lain yang memicu kerusakan pada laptop.


Laptop, siapa yang tidak kenal perangkat keras yang satu ini? Ya, perkembangan teknologi dan juga kebutuhan manusia akan komputer sudah sukses membuat komputer berjenis PC menjadi menciut dan juga mudah dibawa-bawa dalam bentuk laptop. Laptop saat ini sudah banyak sekali digunakan oleh banyak orang, dan sudah bukan merupakan barang mewah lagi, mengingat kebutuhan manusia akan teknologi sudah semakin besar.


Laptop pun saat ini sudah semakin bervariasi mulai dari merk yang standar hingga merk premium, dengan harga dan juga spesifikasi yang “wah”. Namun demikian seiring dengan berjalannya waktu, laptop terkadang mengalami masalah berupa lemot atau lama dalam memproses apa-apa saja yang di lakukan oleh user, sangat lambat dan terkadang membuat user merasa kesal dan juga frustasi karena laptop yang lemot. Lalu bagaimana cara agar laptop tidak lemot? Berikut ini adalah beberapa cara agar laptop tidak lemot, yang terbagi menjadi dua fase, yaitu:


Fase pertama, Laptop berusia < 3 tahun
Laptop yang masih berusia dibawah 3 tahun masih tergolong laptop dengan seri terbaru, dimana fitur dan juga spek yang dimilikinya juga cenderung uptodate. Namun terkadang beberapa hal membuat laptop menjadi lemot, disamping faktor speseifikasi bawaan pabriknya. Berikut ini adalah cara mengatasi laptop agar tidak lemot:


1. Uninstall Aplikasi tak Terpakai
Salah satu hal yang menyebabkan sebuah laptop berumur dibawah 3 tahun menjadi lemot adalah karena terlalu banyak aplikasi yang terinstal, sehingga Drive C pada laptop menjadi penuh dan membuat sistem terlalu lama dalam membaca hard disk. Hal ini juga akan menyebabkan pembacaan data yang ada dalam hard disk membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya.
Cara paling ampuh adalah melakukan tindakan uninstall terhadap aplikasi yang tidak perlu atau yang jarang di gunakan. Biasanya aplikasi yang tidak perlu ini tidak sengaja teinstall ketika sedang asik berselancar dan juga melakukan download konten dari website tertentu yang ternyata secara tidak di sadari malah menginstall program yang tidak di butuhkan.


2. Bersihkan Desktop
Banyaknya aplikasi yang diletakkan di desktop juga merupakan salah satu faktor penyebab laptop menjadi lemot. Apabila memiliki laptop dengan kapasitas memori yang besar maka hal ini tidak akan menjadi masalah. Tetapi terkadang jika terlalu banyak aplikasi yang ada pada desktop dapat menyebabkan laptop terlalu lama dalam merespon apa saja yang user kerjakan.


3. Gunakan Aplikasi Seperlunya
Penggunaan RAM yang berlebihan juga merupakan salah satu penyebab lemotnya laptop. Biasanya hal ini terjadi ketika user terlalu banyak membuka aplikasi yang berat dalam sekali running, seperti bermain game sambil memutar playlist music. Hal ini tentu saja akan menyebabkan laptop menjadi lemot. Maka dari itu, lakukanlah pembersihan RAM komputer dengan menutup aplikasi atau dengan menggunakan task manager.


4. Remove Aplikasi di Startup
Startup merupakan suatu saat dimana laptop mulai beroperasi. Biasanya ketika melakukan startup, aplikasi yang akan berjalan adalah aplikasi penting, seperti antivirus. Usahakan jangan terlalu banyak aplikasi yang masuk ke dalam startup, karena hal ini akan menyebabkan aplikasi tersebut akan working in background, yang akan memakan kapasitas dari RAM.


5. Gunakan Aplikasi Sesuai Memory
User tentunya harus mengetahui spesifikasi dari laptop yang di miliki. Dan user pun harus menginstall aplikasi yang sesuai dengan spesifikasi laptop. Apabila menginstall aplikasi yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ada pada laptop, maka jangan heran apabila laptop nantinya akan menjadi lemot, meskipun baru dimiliki.


6. Rajin Scanning Virus
Scanning virus juga merupakan salah satu hal yang sangat penting dan juga wajib dilakukan oleh user. Sebab beberapa virus dapat menyebabkan memory RAM menjadi semakin sempit, sehingga memicu laptop menjadi lebih lemot. Karena itu, penggunaan antivirus sangatlah penting untuk membantu menjaga performa dari suatu laptop.


Fase Kedua, Laptop sudah > 3 tahun
Laptop yang sudah berusia lebih dari 3 tahun akan mengalami penurunan performa. Hal ini cukup wajar, terutama apabila laptop tersebut sering digunakan untuk berbagai keperluan. Nah, untuk membantu mencegah agar laptop tidak lemot terutama bagi laptop yang sudah berusia lebih dari 3 tahun, maka berikut ini beberapa cara yang dapat ditempuh:


7. Penambahan Kapasitas RAM
Cara ampuh untuk mengobati penyakit lemot pada laptop adalah melakukan penambahan kapasitas RAM. Kapasitas Ram Komputer yang lebih besar, berarti akan memperbaiki proses reading oleh processor. Hal ini akan membantu meringankan kerja laptop, sehingga dapat mengurangi gejala lemot pada laptop. Namun perlu diperhatikan secara khusus, spesifikasi dan juga kapasitas maksimum RAM yang bisa diaplikasikan pada laptop.


8. Pembersihan drive C dan Uninstall Aplikasi Besar
Pembersihan drive C juga penting, serta melakukan proses uninstall dari program dan juga aplikasi yang memberatkan laptop. Seiring dengan bertambah usia maka performa laptop pun akan menurun, sehingga diperlukan pembersihan dari aplikasi yang berat dan memakan kapasitas memori yang besar.


9. Bersihkan Bagian Dalam Laptop
Pembersihan bagian dalam laptop juga perlu untuk dilakukan. Selama lebih dari 3 tahun, laptop bisa saja kemasukan berbagai macam jenis debu dan juga materi halus lainnya, yang dapat menyebabkan laptop menjadi cepat panas dan akhirnya menjadi lemot. Karena itu, perlu dilakukan pembersihan pada laptop, agar paling tidak berkurang gejala lemotnya.


10. Menggunakan Thermal Paste
Thermal Paste merupakan suatu pasta yang dioleskan pada processor, yang digunakan untuk membantu mendinginkan processor dan menjaga suhu processor agar tidak cepat panas. Pengaplikasian dari thermal paste ini dapat membantu processor untuk menjaga suhunya agar tidak menjadi terlalu panas, yang dapat menyebabkan munculnya gejala laptop lemot.


11. Gunakan Netbook Cooler
Jangan sepelekan penggunaan netbook cooler. Penggunaan kipas tambahan ini memilki manfaat yang sangat baik untuk menjaga suhu laptop agar tidak terlalu panas. Suhu yang telalu panas artinya meningkatkan kemungkinan laptop menjadi lemot.
Itulah beberapa cara agar laptop tidak lemot. Semoga artikel mengenai cara agar laptop tidak lemot ini dapat menambah wawasan anda dan juga bermanfaat bagi anda semua. 


Khusus untuk Anda yang laptopnya lemot meski menggunakan windows terbaru, berikut ini cara mengatasi laptop lemot windows 10 yang mudah.
Windows 10 saat ini menjadi sistem operasi yang banyak digunakan karena hadir dengan berbagai fitur baru yang lebih nyaman untuk digunakan. Meskipun hadir dengan sistem yang cukup update, namun masih banyak pengguna windows 10 yang mengeluhkan laptop-nya menjadi lebih lemot.

Sebenarnya hal tersebut bukan 100 persen salah dari sistem operasinya. Bisa saja karena laptop tersebut sudah terlalu tua atau ada virus di sana. Sebagai solusi ada beberapa cara mengatasi laptop lemot windows 10 dengan mudah yang bisa Anda coba. Berikut ini penjelasan lengkapnya.


Cara Mengatasi Laptop Lemot Khusus untuk Windows 10


1. Hapus program tidak penting di laptop windows 10

Salah satu penyebab laptop windows 10 menjadi lemot karena terlalu banyak program atau aplikasi yang terpasang. Untuk itu, Anda bisa mulai uninstal aplikasi yang tidak diperlukan agar laptop kembali normal. Lebih baik gunakan memori penyimpanan untuk hal-hal yang penting saja, sehingga laptop tidak akan lemot dan Anda nyaman saat menggunakannya.


2. Hapus file pada folder temp secara rutin
File yang ada di folder temp merupakan hasil dari ekstrak aplikasi atau besar editing desain menggunakan aplikasi tertentu. Seringkali pengguna laptop lupa jika di dalam laptop yang ia gunakan ada file ini. File temp ini biasanya akan tersimpan otomatis, dan jika tidak rutin dihapus bisa menumpuk dan menyebabkan memori pada laptop berkurang.

Semakin banyak memory yang digunakan maka semakin besar juga risiko laptop menjadi lemot. Untuk itu Anda bisa menghapus file tersebut secara berkala sebagai salah satu cara mangatasi laptop lemot windows 10. Berikut ini langkah-langkah untuk menghapus file temp tersebut:

Tekan tombol Windows + R.
Ketik %temp%, lalu enter.
Tekan tombol kombinasi CTRL + A.
Terakhir, klik Shift + Del untuk menghapus file-file tersebut.


3. Membersihkan file pada folder prefetch
Selain folder temp, Anda juga harus rutin menghapus file-file yang ada di folder prefetch sebagai salah satu cara mengatasi laptop lemot. Untuk menghapus file yang ada di folder ini, berikut cara mudahnya:

Klik Windows + R.
Lalu ketik prefetch dan enter.
Jika Anda menjumpai ijin administrator, klik OK.
Kemudian hapus seluruh file yang ada di folder tersebut agar laptop tidak lemot.


4. Matikan aplikasi di startup windows
Aplikasi yang Anda instal biasanya secara otomatis menyala atau on saat laptop dinyalakan. Ternyata hal tersebut bisa menyebabkan laptop menjadi lemot dan tentu saja mengganggu aktivitas Anda. Untuk itu cara mengatasi laptop yang lemot selanjutnya yakni dengan mamatikan beberapa program yang otomatis menyala saat startup windows.

Cara untuk mematikannya tidaklah sulit, berikut langkah-langkanya:

Tekan tombol kombinasi Windows + R.
Kemudian keyik msconfig, lalu enter.
Setelah daftar aplikasi muncul, anda bisa langsung disable program yang tidak penting.


5. Mematikan visual effect yang tidak diperlukan
Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi laptop yang lemot adalah dengan mematikan visual effect yang tidak perlu di laptop windows 10. Cara untuk mematikannya tidaklah sulit. Berikut ini tutorialnya:

Buka menu windows explorer.
Klik kanan pada menu this PC kemudian pilih properties.
Pilih Advanced system settings dan pada bagian performance, anda bisa pilih setting.
Ubah pilihan menjadi custom.
Pilih visual effect yang anda ingin gunakan. Pastikan memilih yang tidak membuat laptop anda berat dan lemot.


6. Menghapus backup windows update
Cara mengatasi laptop lemot windows 10 selanjutnya yakni dengan menghapus backup dari windows update yang anda gunakan. File backup tersebut sudah tidak diperlukan lagi dan jika dibiarkan menumpuk bisa menyebabkan laptop menjadi lemot. Untuk menghapus file bakcup tersebut anda bisa menggunakan cara berikut ini: Ketik disk cleanup pada kolom search di windows 10 yang anda gunakan.

Pilih drive yang akan di analisis, misalnya locak disk C. Lalu klik oke dan tunggu sampai hasilnya muncul. File yang akan anda hapus bisa diberi tanda ceklis dengan cara klik satu per satu file tersebut.


Semoga bermanfaat🙏🏼🙏🏽🙏🏼

Terima Kasih.

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama